Wednesday, July 30 2014
Statistics
Visitors: 6007610

Visitors detail:
Today91
Yesterday340
This Week791
This Month9303


Top 5 Country Domain :
 com4895041
 de57328
 id34390
 ru28100
 org16271


Top 5 Operating System :
Windows XP92125
Linux17118
Mac OS X14694
Windows Longhorn8019
Windows 20033894
Beth Eden ONline for Indonesia

69th Independence Day
Since August 17, 1945
Main Menu
Home
GPdI Beth Eden
Gallery Menu
Article
Download
EasyWorship
Games
IQ Test
Live - Indo TV
Pelajaran Alkitab
Photo Album
RBC Daily Bread
Songs (with MP3)
Videos (YouTube)
Web Links
RSS News
Berita Dalam Negeri
Berita Dunia
Berita Olahraga
Info Kuliner
Info Sehat
Info Sepakbola
Home arrow Article arrow Kesaksian arrow Kesaksian Ki Gendeng Pamungkas
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape


Kesaksian Ki Gendeng Pamungkas PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Apr 10, 2008 at 08:05 PM

Oleh: Paulus (d/h Ki Gendeng Pamungkas)

Minggu tanggal 31 Maret 2002 jam 5 sore saya pergi ke gereja Isa Almasih di jl. dr.Cipto Semarang. "Sejak umur 5 tahun saya telah bercita-cita menjadi penjahat yg baik"; Orang tersebut memulai bicara. "Saya senang membaca buku-2 okultisme, Mafia dan cara-2 mengorganisir kejahatan. Dari kecil saya belajar banyak, saya memperkaya diri saya dengan ilmu-ilmu hitam.Mula pertama saya membunuh orang ketika remaja, saya membunuh dengan pistol bapak saya. Lalu didalam ketakutan saya melarikan diri. Saya takut dipenjara. Perasaan takut itu mengejar-ngejar saya dan saya lari ke seorang paranormal (dukun santet) untuk belajar. Saya pikir dengan saya belajar ilmu, maka saya akan memperoleh ketenangan"; demikian orang tersebut melanjutkan kesaksiannya.

Maka setelah tamat belajar orang tersebut pulang. Sudah lama dan dengan kedudukan ayahnya orang tersebut dapat lolos dari jerat hukum. Kemudian ia mulai mempraktekkan ilmunya. Ada sesorang yang bermasalah dengannya. Orang tersebut di santetnya. Beberapa hari kemudian orang tersebut mati. Maka Ia menjadi bangga dan sesumbar diantara rekan-rekannya apabila ada yang membutuhkan pertolongannya untuk 'mengerjai' sesorang maka ia siap membantu !

Maka sejak saat itu namanya mula terkenal. Dalam perjalanan hidupnya, ia juga menikah seperti orang kebanyakan. Ilmunya semakin bertambah karena ia rajin belajar dan jumlah gurunya juga banyak sekali. Dia bahkan pernah belajar ilmu vodoo di Afrika, dimana untuk meperoleh ilmu tersebut dia harus membunuh seorang gadis yang belum menstruasi, mebiarkannya selama 1 minggu lalu menidurinya dan pada puncaknya dia harus makan jantung dan otak mayat gadis tersebut.

Namanya semakin terkenal apalagi dia juga menjadi penasehat spiritual keluarga cendana dan ia juga membawahi 156 paranormal lainnya. Hidupnya juga semakin kaya, ia memiliki banyak Villa/rumah dan juga beberapa usaha lainnya.

Pada tahun 1998 ia mendirikan suatu organisasi masyarakat anti cina, dan karena gencarnya dia melakukan hal tersebut dia sempat diinterograsi karena terlalu menghembuskan issue SARA (dulu sempat keluar di surat kabar-surat kabar). Dia juga memegang omando laskar JIHAD untuk wilayah Jateng dan Jabar. Dia juga pernah membakar beberapa gereja.

Cuman satu hal yang membuat dia penasaran, dia tidak pernah bisa menyantet orang kristen ! (tapi yang Kristen betulan bukan kristen KTP; ngakunya kristen tapi doyan main perempuan, doyan judi ataupun suka koleksi gampar porno).

Pada suatu ketika ibunya memintanya agar bertaubat, yaitu berhenti menyantet orang. Maka karena desakan ibunya dan keluarga, sesuai dengan agama yang dia anut waktu itu pergilah dia dgn keluarga untuk menunaikan ibadah haji.

Tiba-tiba ia mengalami kelumpuhan, bahkan untuk berbicarapun sulit. Semua paranormal dihubungi tapi penyakitnya tak kunjung sembuh bahkan dokterpun angkat tangan. Dia mengeluh, semua kekayaan dan apa yang diperolehnya saat ini sia-2 kalau dia lumpuh.

Pada suatu hari saat dia sedang di kursi roda ditemani ibunya, tiba2 ibunya bertanya kepadanya bahwa apakah dia sedang mengerahkan ilmunya atau merapal mantera. Dia heran atas perkataan ibunya dan hanya bisa menggeleng. "Memang kenapa ibu"; tanyanya heran waktu itu. "Itu Tuhannya Orang Kristen kok memegang kepalamu !"; Ibunya berseru takjub. Dia semakin heran, ini ibunya bergurau atau bagaimana, maka dengan payah dia menengadahkan kepalanya untuk melihat ke atas dan Dia melihat sebuah wajah ! Dia sulit sekali melukiskan betapa agungnya wajah tersebut, tetapi yg pasti Dia adalah Tuhannya Orang Kristen dan wajah tersebut tersenyum. Sekelilingnya terasa terang benderang, dan secara perlahan Tuhan-nya orang kristen bergerak dan membimbing tangannya. Ajaib dia bisa berdiri ! dan tangan itu membimbingnya berjalan mengelilingi ruangan diiringi pandangan ibunya yang kebingungan.

Semenjak peristiwa tersebut, dia memperoleh kesembuhan yang ajaib, maka dia memutuskan untuk menjadi Kristen (pengikut Kristus) dan namanya diubah menjadi Paulus.

Semenjak menjadi kristen,  reaksi keras datang dari anak-2 dan saudara-2nya. Dia (Paulus) di tolak ditangah keluarganya. Dia tak peduli dan dia bertemu dengan pendeta Gilbert Luimondong yang secara khusus membimbingnya. Ketika Paulus mulai berani bersaksi di gereja2 maka dia mendapat suatu tantangan yang hebat, paulus diancam dibunuh, bahkan anak perempuannya pernah diculik hingga 3 bulan. Saat ditemukan (di drop di Polda) anaknya sempat mencuri atribut penculiknya. Atribut tersebut adalah atribut organisasi yang dahulu dibelanya mati-matian, sekarang organisasi sekuler tersebut ingin membunuhnya.

Paulus sempat ditinggalkan pendeta Gilbert, krn tekanan begitu besar. Bahkan 5 villanya dibakar massa, Pom bensin usahanya juga dibakar. Tetapi Roh Kudus terus menguatkan Paulus, dan sekarang Paulus hidup sembunyi dari satu tempat ke tempat lainnya, menghindari orang-2 yang mengancamnya termasuk banyak paranormal yang dahulu dibawahinya.

Ketika itu Paulus mengakhiri kesaksianya (dengan agak tergesa-gesa), "Situasinya semakin tak enak" ;Katanya menengok ke arah pintu; "Sampai di sini dulu". Pendeta Hans membimbing jemaat untuk mengangkat tangan agar mendoakan Paulus, dan sebagai informasi sekarang Ibu dan separuh saudaranya telah bertobat dan menjadi kristen demikian pula beberapa paranormal yang dibawahinya telah bertobat !!

Nah saudara-2 yang terkasih, haruskah saudara menderita kelumpuhan, haruskah hidup saudara dikejar-kejar untuk dibunuh, harus kehilangan harta benda, bahkan harus ada penculikan atas anak saudara, baru saudara  bertobat. Tidak perlu bukan ! Tidak ada salahnya untuk mulai dari sekarang, kesaksian Ki Gendeng Pamungkas di atas harus menjadi berkat bagi saudara untuk bertumbuh dan hidup didalam Kasih Kristus dan marilah kita doakan perjuangan Paulus (Ki Gendeng Pamungkas) agar diberi kekuatan, dan dilindungiNya dia dan keluarganya dan Tuhan menaruh hikmat atas hidupnya sehingga dia bisa menjadi saksiNya yang  hidup untuk Kemulyaan-Nya.

 

Last Updated ( Apr 11, 2010 at 11:29 PM )



Copyright © GPdI Beth Eden 04.04.2008. All rights reserved, 2008